Lapas Namlea Sambut 7 Peserta Magang Nasional, Siap Bekali Pengalaman Kerja Selama 6 Bulan

  • Administrator
  • Senin, 10 Agustus 2026 15:17
  • 8 Lihat
  • DAERAH

Namlea,CM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea menerima tujuh peserta Program Pemagangan Nasional Batch I Angkatan II Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Senin (10/8).

Ketujuh peserta tersebut resmi memulai program pemagangan di Lapas Namlea setelah sebelumnya mengikuti rangkaian proses seleksi dan menandatangani perjanjian sebagai peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan II.

Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Namlea, Yullian H. Tomasoa, mengatakan ketujuh peserta yang diterima merupakan hasil seleksi dari 40 pendaftar yang mengikuti proses rekrutmen.

“Setelah kita seleksi dengan saksama, ada tujuh orang yang memenuhi kriteria kelulusan dan hari ini merupakan hari pertama mereka melaksanakan program magang,” ujar Yullian.

Ia menjelaskan, tujuh peserta tersebut berasal dari berbagai bidang sesuai posisi yang dilamar, yakni psikolog, psikiater, pengelola Barang Milik Negara (BMN), perawat kesehatan, pengelola kehumasan, pengelola sumber daya manusia (SDM), serta perawat.

Menurut Yullian, program pemagangan ini menjadi kesempatan bagi para peserta, khususnya fresh graduate, untuk memperoleh pengalaman sekaligus memahami dunia kerja secara langsung.

Ia menyebutkan, Lapas Namlea sebelumnya juga telah melaksanakan Program Pemagangan Nasional pada 2025 dengan menerima enam peserta.

“Jadi program ini merupakan yang kedua kali kita laksanakan. Para peserta yang magang di Lapas merupakan fresh graduate dan akan dibekali berbagai ilmu dan pengalaman kerja selama enam bulan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menyambut baik kehadiran para peserta pemagangan. Ia berpesan agar seluruh peserta mampu menjaga profesionalisme dan kedisiplinan selama menjalankan program.

“Selamat datang bagi peserta magang. Kami harapkan para peserta dapat segera beradaptasi dengan lingkungan yang ada di sini, serta dapat melaksanakan program magangnya dengan baik dan berkontribusi positif dalam tugas dan fungsi pemasyarakatan,” pesan Marasabessy.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama enam bulan di Lapas Namlea dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja secara profesional.

Melalui pelaksanaan Program Pemagangan Nasional ini, Lapas Namlea tidak hanya menjadi tempat bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga turut mendukung pengembangan kompetensi generasi muda melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja pemasyarakatan. ( CM/ML/**)

Komentar

0 Komentar