IKB TNS Ambon Jadi Mitra Pemkot, 250 Warga Daftar Perlinsos Digital Saat Ibadah Bersama

  • Administrator
  • Minggu, 12 Juli 2026 13:20
  • 3 Lihat
  • PEMERINTAHAN

Ambon,CM– Ikatan Keluarga Besar (IKB) Teon Nila Sarua (TNS) Kota Ambon menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan tidak hanya menjadi ruang mempererat tali persaudaraan, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pelayanan publik. Hal itu dibuktikan dengan pelaksanaan registrasi digital Sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang digelar di sela-sela ibadah bersama warga TNS, Minggu (12/7/2026).

Sebanyak 250 warga memanfaatkan layanan tersebut untuk melakukan pendaftaran secara langsung melalui agen Pemerintah Kota Ambon. Kehadiran layanan di tengah kegiatan masyarakat dinilai mampu memangkas hambatan administrasi sekaligus mempercepat pendataan penerima bantuan sosial agar lebih akurat dan tepat sasaran.

Ketua IKB TNS Kota Ambon, Ronald Lekransy, menegaskan organisasinya siap menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pelayanan publik.

"Transformasi digital dalam pelayanan perlindungan sosial merupakan langkah yang harus didukung bersama. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan," kata Lekransy.

Ia menambahkan, IKB TNS ingin mengambil peran lebih luas dengan menghadirkan manfaat nyata bagi anggotanya dan masyarakat Ambon, bukan sekadar menjalankan agenda organisasi.

Antusiasme warga terlihat sepanjang proses registrasi. Mereka mengapresiasi layanan jemput bola yang memudahkan masyarakat mengakses sistem perlindungan sosial tanpa harus mendatangi kantor pelayanan.

Salah seorang warga mengaku terbantu dengan layanan tersebut. Menurutnya, pendekatan langsung di tengah aktivitas masyarakat membuat proses pendaftaran lebih praktis, cepat, dan efisien.

Melalui kolaborasi ini, IKB TNS dan Pemerintah Kota Ambon berharap digitalisasi perlindungan sosial semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah juga diharapkan menjadi model kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, modern, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. ( CM/01)

Komentar

0 Komentar