Lapas Wahai Perkuat Integritas ASN Lewat Ceramah Nasional LAN RI
- Administrator
- Kamis, 21 Mei 2026 22:39
- 5 Lihat
- HUKUM
Wahai,CM– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai mengikuti Ceramah Kompetensi dan Integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan secara daring oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) melalui Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik, Kamis (21/5).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat tata kelola pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa partisipasi jajaran Lapas Wahai dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk membangun karakter aparatur yang kompeten dan berorientasi pelayanan.
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi dan integritas petugas. Nilai-nilai profesionalisme dan pelayanan prima harus terus ditanamkan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan,” ujar Tersih.
Ceramah nasional tersebut menghadirkan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia periode 2014–2019, Sudirman Said, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Sudirman menekankan pentingnya moralitas, keteladanan, dan keberanian ASN dalam menjaga integritas saat menjalankan tugas negara.
“Integritas bukan sekadar slogan, tetapi fondasi utama dalam mengelola institusi negara. ASN harus memiliki keberanian moral untuk menolak segala bentuk penyimpangan dan tetap berorientasi pada peningkatan pelayanan publik,” ungkap Sudirman.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif Lapas Wahai dalam penguatan kapasitas aparatur.
Menurutnya, peningkatan kompetensi SDM menjadi faktor penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang akuntabel.
“Kami mengapresiasi langkah Lapas Wahai yang terus berupaya meningkatkan kualitas petugasnya. Kegiatan seperti ini menjadi bekal penting bagi jajaran Pemasyarakatan agar tetap bekerja secara profesional, transparan, dan berintegritas,” kata Ricky.
Melalui keikutsertaan dalam ceramah nasional tersebut, Lapas Wahai berharap semangat integritas dan budaya kerja PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel, dapat terus tertanam dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.(CM/ML/**)