Pemkot Tingkatkan Pemahaman Pancasila Bagi ASN, Tekankan Integritas dan Pelayanan Berkualitas
- Administrator
- Kamis, 23 April 2026 12:18
- 13 Lihat
- PEMERINTAHAN
Ambon, MC — Pemerintah Kota Ambon menginisiasi kegiatan penguatan literasi nilai-nilai Pancasila bagi aparatur sipil negara (ASN), yang berlangsung pada Kamis (23/04/2026) di Gedung Vlissingen, Balai Kota Ambon. Program ini melibatkan peserta dari berbagai instansi, termasuk unsur Kementerian Dalam Negeri, sejumlah direktorat jenderal, serta jajaran pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut dirancang untuk memperdalam pemahaman ASN terhadap ideologi negara sebagai dasar dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Sekretaris Daerah Kota Ambon, Robby Sapulette, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan sebenarnya telah diperkenalkan sejak dini melalui pendidikan, namun tetap perlu diperkuat agar mampu menjawab tantangan zaman.
Menurutnya, Pancasila tidak cukup dipahami sebagai konsep teoritis, melainkan harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam membentuk karakter ASN yang jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi.
Ia juga menambahkan bahwa pemahaman yang kokoh terhadap Pancasila dapat menjadi landasan kuat dalam mencegah potensi konflik maupun perpecahan, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan.
Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur menjadi hal yang tak kalah penting. ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal dengan menjunjung tinggi etika, disiplin, serta kepatuhan terhadap aturan, dan menghindari berbagai bentuk penyimpangan.
Dalam arahannya, ia mengingatkan bahwa setiap tugas yang dijalankan tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki dimensi moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan.
Pada aspek pelayanan, ASN diminta mengedepankan sikap empati, menghargai hak asasi manusia, serta bersikap adil tanpa membedakan latar belakang masyarakat. Selain itu, aparatur juga diimbau lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Pelayanan publik, lanjutnya, harus dirancang agar mudah diakses, cepat, serta tidak berbelit-belit, sehingga mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat secara merata.
Sebagai bagian dari kegiatan, Pemkot Ambon turut melakukan penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Aksi ini menjadi simbol bahwa nilai-nilai Pancasila yang ditanamkan diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dalam kehidupan berbangsa.
Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ASN sekaligus mendorong perubahan nyata dalam kinerja dan kualitas layanan publik. Pemerintah Kota Ambon pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program serupa guna memperkuat implementasi nilai-nilai kebangsaan di lingkungan birokrasi.(CM/JP)