Lapas Wahai Siap Bangun Dapur MBG, Target Operasi April 2026

  • Administrator
  • Selasa, 24 Februari 2026 13:28
  • 18 Lihat
  • HUKUM

Ambon, CM- Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Wahai menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden RI dan masuk dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam pengarahan intensif yang dipimpin langsung oleh Mashudi selaku Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas). Kegiatan yang digelar secara virtual itu diikuti oleh 27 Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan terpilih yang akan mengembangkan dapur MBG, Selasa (24/2-26).

Dalam release yang diterima Citra Maluku, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengakselerasi pembangunan dapur sehat agar dapat mulai beroperasi pada April mendatang.

“Februari dan Maret ini kita dorong percepatan pembangunan dapur untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, dapur MBG akan dibangun di luar area utama Lapas guna memastikan fleksibilitas operasional dan optimalisasi distribusi. Dalam implementasinya, Warga Binaan juga akan dilibatkan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

“Pelibatan dalam program nasional ini merupakan wujud nyata konsep Pemasyarakatan untuk membina dan memanusiakan manusia agar menjadi lebih baik. Selain itu, Warga Binaan juga akan memperoleh premi sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka,” jelas Tersih.

Dalam arahannya, Mashudi menekankan pentingnya kolaborasi terstruktur antara jajaran Pemasyarakatan dengan para mitra, termasuk koperasi Pemasyarakatan, guna memastikan standar higienitas, manajemen, dan distribusi berjalan optimal.

“Program MBG bukan sekadar dukungan terhadap pembinaan kemandirian Warga Binaan, tetapi juga memberi dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Saya harap seluruh UPT yang telah ditetapkan segera melakukan percepatan koordinasi dan pembangunan dapur paling lambat April,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Lapas Wahai sebelumnya telah melakukan studi tiru pada salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ambon. Dengan persiapan tersebut, Lapas Wahai optimistis mampu menyukseskan program MBG sejalan dengan motto Pemasyarakatan, “Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat”, sekaligus memperkuat fungsi pembinaan produktif yang berdampak sosial luas.(CM/Ml/**)

Komentar

0 Komentar