Musda II Kosgoro 1957 Maluku Tegaskan Peran Strategis dalam Pembangunan Ekonomi Daerah
- Administrator
- Jumat, 24 April 2026 20:52
- 3 Lihat
- POLITIK
Ambon, CM- Musyawarah Daerah (Musda) II Kosgoro 1957 Provinsi Maluku resmi berlangsung pada Jumat (24/04/2026) di Zest Hotel Ambon. Agenda ini menjadi momen strategis bagi organisasi dalam memperkuat soliditas internal sekaligus merumuskan kebijakan ke depan guna menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

Wali Kota Ambon yang diwakili oleh Sekretaris Kota, Robby Sapulette, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musda bukan hanya sekadar kegiatan rutin, melainkan forum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi dan menetapkan arah langkah selanjutnya. Ia menegaskan peran Kosgoro 1957 sangat dibutuhkan dalam mendorong pembangunan daerah, terutama melalui pengembangan ekonomi masyarakat yang bertumpu pada sektor kelautan.
Menurutnya, tema yang diusung sangat selaras dengan karakteristik Maluku sebagai daerah kepulauan. Sumber daya laut, baik dari sektor perikanan tangkap, budidaya, hingga wisata bahari, memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
“Potensi tersebut sangat menjanjikan, namun belum sepenuhnya memberikan dampak optimal terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil,” ungkapnya.
Ia juga menggarisbawahi sejumlah kendala pembangunan di Maluku, seperti kondisi wilayah yang terpencar, keterbatasan sarana infrastruktur, tingginya ongkos distribusi, serta ketimpangan pembangunan antarwilayah. Selain itu, pendekatan kebijakan yang masih terpusat dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan daerah kepulauan.
Karena itu, dibutuhkan sinergi dan komitmen bersama untuk mendorong kebijakan yang lebih responsif dan berbasis pada kondisi nyata di lapangan. “Pembangunan harus disesuaikan dengan karakter daerah serta mampu mengoptimalkan potensi lokal yang ada,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Maluku, Ely Toisutta, menekankan bahwa di tengah dinamika dan ketidakpastian global, organisasi dituntut untuk tetap adaptif tanpa kehilangan identitasnya. Hal ini sejalan dengan tema Musda, yaitu “Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global”.
Ia menyebut stabilitas sebagai kunci utama dalam menjaga kesinambungan pembangunan, sehingga tema tersebut dinilai sangat relevan untuk diterapkan dalam konteks pembangunan di Maluku.
“Stabilitas menjadi fondasi penting dalam memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan. Tema ini harus kita terjemahkan dalam langkah nyata di daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Toisutta menegaskan bahwa Kosgoro 1957 sebagai organisasi dengan sejarah panjang harus terus berkontribusi bagi masyarakat. Ia menyebut Kosgoro bukan hanya wadah berhimpun, tetapi juga sebagai tempat pembinaan kader yang memiliki komitmen pengabdian.
“Kosgoro perlu memperkuat ketahanan sosial masyarakat dan mendorong pembangunan yang inklusif serta berkeadilan. Nilai kebersamaan, solidaritas, dan kemandirian ekonomi harus terus dijaga,” tegasnya.
Ia juga menilai Musda ini sebagai momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, melakukan evaluasi organisasi, serta merumuskan strategi ke depan. Diharapkan, dari forum ini akan lahir kepemimpinan yang tangguh dan program kerja yang visioner serta relevan dengan kebutuhan masyarakat Maluku.
“Saya mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kapasitas, agar kehadiran organisasi semakin dirasakan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutupnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia Musda, Alham Valeo, menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan hasil kerja kolektif panitia di tengah tekanan kondisi ekonomi global yang turut dirasakan di daerah.
Ia menjelaskan bahwa fluktuasi harga minyak dunia dan situasi ekonomi global memberikan dampak terhadap pelaku usaha di Maluku. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat kader Kosgoro dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Musda ini menjadi ajang untuk melahirkan kader-kader unggul yang siap menjadi pemimpin masa depan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” pungkasnya.(CM/JP)