Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Hidup Sehat dan Perlindungan Finansial

  • Administrator
  • Rabu, 05 Agustus 2026 19:19
  • 4 Lihat
  • PEMERINTAHAN

Ambon, CM – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa menjaga kesehatan merupakan investasi terbaik dalam kehidupan. Menurutnya, biaya untuk menerapkan pola hidup sehat jauh lebih kecil dibandingkan pengeluaran yang harus ditanggung ketika seseorang jatuh sakit.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Health and Financial Talk yang digelar Manulife bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam dan Pemerintah Kota Ambon, Rabu (5/8/2026), di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rustam Simanjuntak, Wakil Ketua I DPRD Kota Ambon Gerald Mailoa, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Owner Phoenixtar David Gozali, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wattimena mengingatkan bahwa kesehatan merupakan nikmat yang sering kali baru disadari nilainya ketika telah hilang. Ia menilai masyarakat perlu lebih peduli terhadap kondisi tubuh dengan membiasakan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit.

"Menjaga kesehatan jauh lebih baik daripada mengobati penyakit. Sebanyak apa pun harta yang dimiliki tidak akan berarti jika kondisi tubuh tidak sehat," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kesehatan dan waktu merupakan dua hal yang sangat berharga, namun kerap diabaikan. Akibatnya, banyak orang baru menyadari pentingnya menjaga kesehatan setelah mengalami penyakit.

Menurutnya, ketika seseorang tidak memiliki kesiapan menghadapi risiko kesehatan, penyakit yang diderita dapat berkembang menjadi persoalan yang lebih serius. Sebaliknya, perencanaan yang baik akan membantu seseorang memperoleh penanganan medis yang tepat.

Wattimena juga menyoroti pentingnya perlindungan kesehatan bagi setiap keluarga. Bagi masyarakat kurang mampu, pemerintah telah menyediakan jaminan melalui BPJS Kesehatan sehingga mereka tetap dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tidak semua biaya pengobatan ditanggung pemerintah. Karena itu, masyarakat perlu menyiapkan perlindungan finansial sejak dini agar mampu menghadapi berbagai risiko kesehatan di masa depan.

Wattimena menambahkan, bagi dunia usaha, kesehatan karyawan tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan individu, tetapi juga berpengaruh terhadap keberlangsungan perusahaan dan ketahanan ekonomi keluarga.

Ia mengungkapkan, ketika pencari nafkah dalam sebuah keluarga mengalami sakit berat atau meninggal dunia, kondisi ekonomi keluarga berpotensi mengalami penurunan drastis hingga terjerumus ke dalam kemiskinan. Oleh sebab itu, perencanaan kesehatan dan keuangan harus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, biaya perawatan di rumah sakit hanyalah sebagian kecil dari dampak finansial yang muncul akibat penyakit kritis. Tanpa persiapan yang matang, persoalan kesehatan dapat berkembang menjadi beban ekonomi yang memengaruhi masa depan keluarga maupun usaha.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menerapkan pola hidup sehat, serta mempersiapkan perlindungan finansial sesuai kebutuhan masing-masing.

Wattimena mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Health and Financial Talk karena dinilai mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mengelola risiko keuangan.

Ia berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya merencanakan masa depan sejak dini.

"Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap masyarakat Kota Ambon semakin sehat, produktif, dan memiliki kesiapan menghadapi berbagai risiko penyakit di masa mendatang," tutupnya.

Usai kegiatan, Owner Phoenixtar, David Gozali, menyerahkan plakat penghargaan kepada Wali Kota Ambon sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran dan dukungannya dalam kegiatan tersebut.(CM/JP)

Komentar

0 Komentar