Warga Binaan Rutan Ambon Sulap Dinding Galeri Jadi Jejak Sejarah Kepemimpinan

  • Administrator
  • Selasa, 14 Juli 2026 16:19
  • 17 Lihat
  • DAERAH

Ambon,CM – Kreativitas warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali membuahkan hasil. Melalui program pembinaan kemandirian, mereka berhasil menyelesaikan pembuatan background dinding galeri foto Kepala Rutan dari masa ke masa, yang kini menjadi ikon baru di lingkungan Rutan Ambon sekaligus merekam perjalanan estafet kepemimpinan lembaga tersebut, Selasa (14/7).

Karya tersebut dikerjakan oleh warga binaan yang mengikuti program bimbingan kerja dengan pendampingan petugas. Seluruh proses dilakukan secara bertahap, mulai dari penyusunan konsep desain, pengukuran, pembuatan konstruksi hingga tahap penyelesaian akhir (finishing).

Tak sekadar mempercantik ruangan, galeri tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan di Rutan Ambon mampu melahirkan karya yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai historis. Program ini juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengasah keterampilan, membangun disiplin, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab melalui pekerjaan yang produktif.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry, mengatakan hasil karya tersebut menunjukkan bahwa warga binaan memiliki potensi besar apabila diberikan ruang untuk berkembang.

"Kami sangat mengapresiasi kreativitas warga binaan yang telah menghasilkan karya ini. Melalui program pembinaan kemandirian, mereka tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan tanggung jawab. Galeri ini menjadi bagian dari sejarah perjalanan kepemimpinan Rutan Ambon sekaligus bukti nyata keberhasilan proses pembinaan," ujar Jefry.

Senada dengan itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja Rutan Ambon, Ode Ena, menjelaskan bahwa setiap kegiatan kerja dirancang untuk membekali warga binaan dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat.

"Kami terus mendorong warga binaan agar aktif dalam kegiatan produktif. Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas," jelasnya.

Salah seorang warga binaan yang terlibat dalam pengerjaan, Onco, mengaku bangga dapat berkontribusi menghasilkan karya yang kini menjadi bagian dari fasilitas Rutan Ambon.

"Kami belajar banyak selama proses pengerjaan, mulai dari membuat desain, bekerja secara teliti hingga menyelesaikan pekerjaan bersama-sama. Pengalaman ini menjadi bekal yang sangat berharga untuk kehidupan kami setelah kembali ke masyarakat," ungkapnya.

Melalui berbagai program pembinaan kemandirian, Rutan Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya menghadirkan pembinaan yang kreatif, produktif, dan berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mencetak warga binaan yang memiliki keterampilan, siap mandiri, dan mampu kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. ( CM/ML/**)

Komentar

0 Komentar