Lapas Wahai Prioritaskan Kesehatan Lansia, Salurkan Vitamin untuk Cegah Osteoporosis

  • Administrator
  • Senin, 20 April 2026 12:50
  • 3 Lihat
  • RAGAM

Wahai,CM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan berbasis hak asasi manusia, khususnya bagi kelompok rentan. Salah satunya melalui program pemberian vitamin dan suplemen kalsium bagi Warga Binaan lanjut usia (lansia), yang dilaksanakan pada Senin (20/4/26) di ruang kesehatan Lapas.

Diketahui, dalam pers release yang diterima Citra Maluku, dimana program ini menyasar lima orang Warga Binaan lansia, dengan fokus pada peningkatan kesehatan tulang serta edukasi pentingnya menjaga kepadatan tulang di usia senja guna menunjang aktivitas sehari-hari.

Petugas Kesehatan Lapas Wahai, Fitri Rianti, menjelaskan bahwa pemberian vitamin kalsium sangat penting untuk mencegah risiko pengeroposan tulang (osteoporosis) sekaligus menjaga mobilitas tubuh. Ia juga menekankan pentingnya cara konsumsi yang tepat agar manfaat vitamin dapat optimal.

“Kami memastikan Warga Binaan lansia mendapatkan asupan vitamin tulang secara rutin. Namun, yang tidak kalah penting adalah cara mengonsumsinya, yakni diminum setelah makan agar penyerapan kalsium lebih maksimal dan aman bagi lambung,” jelas Fitri.

Salah satu Warga Binaan lansia berinisial SW menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan.

“Terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada kami. Semoga vitamin ini membantu menjaga kesehatan kami di usia yang sudah menua,” ujarnya.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan menjadi prioritas utama dalam proses pembinaan, terutama bagi kelompok lansia.

“Pemberian vitamin ini merupakan langkah konkret dalam memastikan kondisi fisik Warga Binaan tetap terjaga. Dengan kesehatan yang baik, mereka dapat mengikuti program pembinaan secara optimal,” tegasnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai program ini sebagai bentuk pelayanan publik yang humanis dan berkelanjutan.

“Peningkatan layanan kesehatan seperti ini merupakan bagian dari komitmen Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan yang inklusif. Pemenuhan nutrisi bagi lansia harus dilakukan secara konsisten demi kesejahteraan Warga Binaan,” ungkapnya.

Melalui pemberian vitamin yang terjadwal serta pengawasan tenaga medis, Lapas Wahai berharap para Warga Binaan lansia dapat menjalani masa pembinaan dengan kondisi kesehatan yang prima. Program ini juga menjadi bukti bahwa layanan kesehatan di dalam Lapas tetap berjalan optimal, inklusif, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan.(CM/Ml/**)

 

 

 

 

Komentar

0 Komentar