post image

Wagub Maluku Tantang Mahasiswa Unidar Ciptakan Lapangan Kerja dari Potensi Laut

Maluku Tengah,CM – Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, menantang mahasiswa baru Universitas Darussalam Ambon (Unidar) untuk menjadi generasi yang mampu menciptakan inovasi dan membuka lapangan pekerjaan dengan memanfaatkan besarnya potensi ekonomi kepulauan Maluku.

Pesan itu disampaikan Wagub saat menjadi pemateri dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) Tahun 2026 Universitas Darussalam Ambon, di Aula Unidar, Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (1/9/2026).

Mengangkat materi “Mahasiswa sebagai Inovator Pengembangan Ekonomi Kepulauan”, Abdullah Vanath mengajak mahasiswa baru untuk memandang masa depan dengan optimisme sekaligus kesiapan menghadapi persaingan global di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Menurutnya, mahasiswa saat ini hidup dalam era yang sangat kompetitif sehingga tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal. Generasi muda harus memiliki perencanaan hidup, kemampuan beradaptasi dan keberanian menciptakan peluang.

“Ke manakah generasi muda Indonesia? Ke manakah generasi muda Maluku? Teristimewa mahasiswa-mahasiswa baru yang ada di Darussalam ini, kalian harus mulai merancang hidup kalian. Kalian berada di zaman yang benar-benar kompetitif,” tegas Wagub.

Abdullah Vanath mengatakan, Maluku memiliki keunggulan besar sebagai daerah kepulauan. Kekayaan laut, perikanan dan berbagai sumber daya alam yang tersedia harus menjadi ruang bagi generasi muda untuk berinovasi.

Ia meminta mahasiswa tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi baru.

“Imajinasi dan mimpi kalian harus diarahkan kepada sumber daya yang ada di Maluku. Kalian dididik di sini untuk mencerdaskan pikiran, sehingga ke depan bukan hanya mampu mengelola sumber daya yang ada, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja bagi generasi Maluku lainnya,” ujarnya.

Wagub secara khusus menyoroti sektor kelautan dan perikanan yang dinilai memiliki peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi Maluku.

Menurutnya, potensi tersebut selama ini belum dikelola secara maksimal sehingga membutuhkan kehadiran generasi muda yang memiliki gagasan baru dan kemampuan mengembangkan sistem pengelolaan yang lebih modern.

“Tangkap ikan itu bukan seperti menanam pohon yang harus menunggu bertahun-tahun. Kita pergi ke laut, dengan teknologi dan pengelolaan yang baik, hasilnya bisa diperoleh. Potensi itu ada di Maluku, tetapi selama ini belum dikelola secara maksimal. Mudah-mudahan generasi kalian bisa mengelolanya lebih baik dan lebih hebat lagi,” katanya.

Selain memberikan motivasi kepada mahasiswa, Abdullah Vanath juga menyatakan komitmennya untuk ikut mendorong kemajuan Universitas Darussalam Ambon.

Ia berharap Unidar dapat kembali berkembang dan memainkan peran penting dalam mencetak sumber daya manusia Maluku yang berkualitas.

“Beta akan berusaha untuk kampus ini kembali berjaya. Bapak Wagub mungkin tidak bisa memberikan uang, tetapi Bapak Wagub akan memainkan peranan dengan cara apa pun untuk kampus ini kembali berjaya,” ungkapnya.

Namun, menurut Wagub, kemajuan kampus tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau pimpinan universitas. Dibutuhkan kekompakan seluruh civitas akademika serta dukungan masyarakat.

Ia mengaku telah berdiskusi dengan jajaran pimpinan kampus mengenai pentingnya membangun kebersamaan sebagai fondasi dalam memajukan Unidar.

“Persyaratan yang paling mendasar adalah kekompakan. Saya tadi sudah berbicara dengan Pak Rektor, Wakil Rektor, para Dekan dan dosen. Saya sampaikan, kalian harus kompak. Tetapi apa artinya kekompakan dewan pengajar yang ada di sini kalau masyarakat tidak mendukung. Karena itu, semua harus bergerak bersama,” jelasnya.

Kepada mahasiswa baru, Wagub berpesan agar masa kuliah tidak hanya dimaknai sebagai proses untuk mendapatkan ijazah dan gelar akademik.

Mahasiswa harus menjadikan kampus sebagai ruang untuk memperluas wawasan, membangun kompetensi, mengembangkan kreativitas dan menciptakan jejaring.

Abdullah Vanath menegaskan, masa depan Maluku berada di tangan generasi muda yang hari ini sedang mempersiapkan diri di perguruan tinggi.

“Kalian adalah generasi yang akan menentukan wajah Maluku ke depan. Karena itu, jangan hanya berpikir untuk mencari pekerjaan. Mulailah berpikir bagaimana menciptakan pekerjaan, bagaimana mengolah kekayaan laut dan potensi kepulauan Maluku menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Melalui kegiatan PK2MB tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku berharap mahasiswa baru Unidar memiliki semangat untuk menjadi generasi unggul, inovatif dan mampu bersaing di tengah perubahan global, sekaligus tetap menjadikan potensi daerah sebagai pijakan dalam membangun masa depan Maluku.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Darussalam Ambon beserta jajaran pimpinan universitas, para dosen dan mahasiswa baru Unidar Tahun 2026. ( CM/ML/**)

0 Komen