post image

HUT ke-451 Kota Ambon, Pemkot Dorong Partisipasi Warga Lewat Beragam Kegiatan

  • Administrator
  • 26 Agt 2026
  • HUKUM
  • 22 Lihat

Ambon,CM — Pemerintah Kota Ambon menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengatakan perayaan HUT Kota Ambon tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan tahunan yang bersifat seremonial. Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berkreasi, berinteraksi, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap kota yang mereka tempati.

Hal itu disampaikan Wattimena saat membuka rangkaian perlombaan dalam menyambut HUT ke-451 Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (26/8/2026).

Ia menegaskan bahwa pembangunan dan kemajuan Kota Ambon merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah membuka ruang partisipasi bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan usia maupun latar belakang.

“Ambon ini adalah milik kita bersama. Karena itu, masyarakat harus diberi kesempatan untuk mengambil bagian, berkreasi dan membangun hubungan yang semakin kuat,” kata Wattimena.

Rangkaian perayaan HUT ke-451 Kota Ambon dijadwalkan berlangsung sejak 26 Agustus hingga 10 September 2026. Sejumlah kegiatan digelar di kawasan Pattimura Park dan Lapangan Merdeka dengan melibatkan berbagai kelompok, mulai dari anak-anak, pelajar, pemuda, ASN, masyarakat umum hingga warga lanjut usia.

Wattimena menjelaskan, agenda yang disiapkan Pemkot Ambon memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar menghadirkan hiburan. Sejumlah kegiatan dirancang untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya kesehatan, pendidikan, pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi serta penguatan hubungan sosial di tengah masyarakat.

Ia berharap seluruh warga dapat menikmati perayaan tersebut sekaligus memanfaatkannya sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan antarsesama.

“Jangan sampai yang merayakan HUT hanya pemerintah. Kita ingin seluruh masyarakat merasa bahwa mereka adalah bagian penting dari perayaan ini,” ujarnya.

Untuk memeriahkan HUT Kota Ambon, Pemkot Ambon menggandeng Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Ambon dalam pelaksanaan berbagai pertandingan olahraga masyarakat dan permainan tradisional.

Sejumlah kegiatan yang dilombakan antara lain bola sundul, caca, line dance, goyang kreasi Ambon Manise, kegiatan olahraga untuk lansia, pertandingan sepak bola antar-OPD serta panjat pinang.

Wattimena mengatakan, kegiatan olahraga tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, aktivitas bersama diharapkan mampu mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat sekaligus memperluas interaksi sosial.

“Bukan soal menang atau kalah. Yang kita bangun adalah semangat untuk bergerak, berolahraga, menjaga kesehatan dan bertemu dengan sesama,” tuturnya.

Rangkaian HUT juga diisi dengan kegiatan yang melibatkan Tim Penggerak PKK Kota Ambon. Program yang disiapkan memadukan unsur pendidikan, kreativitas, kesehatan dan pemberdayaan keluarga.

Beberapa di antaranya yakni tari kreasi Nusantara untuk anak-anak PAUD, lomba bertutur tentang stunting, sosialisasi pencegahan perundungan bagi siswa SMP, lomba pengolahan pangan lokal, senam lansia, Expo PKK serta berbagai pertunjukan seni.

Menurut Wattimena, kegiatan tersebut menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat dalam suasana yang menyenangkan.

Ia menilai anak-anak perlu diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas sekaligus diperkenalkan dengan seni serta budaya sejak usia dini. Sedangkan bagi pelajar dan generasi muda, kegiatan edukatif dapat menjadi media untuk membangun kesadaran terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sosial.

“Harapannya bukan sekadar ikut perlombaan, tetapi ada karakter yang dibangun. Mereka belajar tentang kepedulian, kebersamaan, menghargai orang lain dan mencintai Kota Ambon,” jelasnya.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai persoalan stunting, perundungan, kekerasan dan tawuran antarpelajar. Edukasi tersebut dinilai penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian terhadap sesama.

Perhatian juga diberikan terhadap kegiatan pengolahan pangan lokal. Wattimena mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan bahan pangan yang tersedia di daerah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk melihat potensi pangan lokal sebagai salah satu peluang dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

“Pangan lokal harus kita kembangkan agar memiliki nilai ekonomi. Ketika mampu diolah menjadi produk yang bernilai jual, maka potensi tersebut bisa memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga,” katanya.

Tidak hanya anak-anak dan generasi muda, warga lanjut usia juga mendapat kesempatan untuk mengambil bagian dalam sejumlah kegiatan. Keterlibatan kelompok lansia dinilai penting sebagai bentuk penghargaan sekaligus upaya menjaga mereka agar tetap aktif dan terlibat dalam kehidupan sosial.

Wattimena kembali mengingatkan peserta untuk menjaga sportivitas sepanjang mengikuti rangkaian perlombaan. Menurutnya, semangat kebersamaan harus ditempatkan di atas ambisi untuk memenangkan pertandingan.

Ia berharap seluruh rangkaian HUT ke-451 Kota Ambon dapat menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dalam suasana penuh kegembiraan sekaligus memperkuat rasa persaudaraan.

“Yang terpenting bukan hanya hasil perlombaan. Kita ingin masyarakat dapat berkumpul, bergembira, saling mengenal dan memperkuat persaudaraan. Ini menjadi bukti bahwa Ambon adalah milik seluruh masyarakat,” pungkas Wattimena.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Ambon berharap perayaan HUT ke-451 tidak hanya meninggalkan kemeriahan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui meningkatnya semangat kebersamaan, kepedulian sosial, gaya hidup sehat, kreativitas serta rasa memiliki terhadap Kota Ambon.(CM/JP)

0 Komen